Jumat, 18 November 2016

realita

REALITA
Hidup itu simpel saja tinggal bagaimana kita menjalaninya dengan aturan yang ada, tidak usah neko-neko, itu hanya merepotkan diri sendiri, masih banyak hal penting yang harus kita laukan di dunia ini mumpun waktu itu belum tiba, yakni waktu dimana kita dijemput oleh mlaukat Maut, dan itu pasti terjadi, dan apakai hari ini kita sudah siap menantinya atau bagaiamana?, olehnya itu waktu yang tesisa ini hendaknya kita manfaatkan dan fokus pada hal-hal yang pasti, jangan sibuk pada hal-hal yang baru yang seakan menantang kita untuk lebih pintar daripada sang Pencipta yang telah mengetahui segala rahasia dalam kehidupan ini. Kenapa kita tidak meminta padaNya, mencari informasi dariNya, kenapa malah kita habiskan waktu ini seakan lebih tau dan lebih memahami hidup. Jadi wajar saja bila hari ini kita masih srasa belum dapat menyelesaikan semua masalah yang ada, hari-hari ada maslah baru hingga terkadang lalai dan lupa dengan maslah yang jelas lebih penting. Itulah fomena hari ini, hanya sedikit diatara meraka yang mulai mengerti tentang akar masalah dan kerusakan itu terletak dimana, namun jika ditelusuri lebih jauh dengan hati dan akal yang jerni dan yang ditemukan adalah ternyata permasalahannya simpel saja, bahwa masalah itu ada dalam diri kita, ada dalam hati kita (wahn). Tapi hanya sedikit yang paham tentang ini, sehingga bagai orang yang buta terus meraba keluar mencari sesuatu padahal yang ia cari ada ada dalam dirinya, perbaiki yang ada dalam diri, in syaa Allah akan menemukan jawabannya. Tidak percaya?, hal ini telah terbukti ampuh pernah diterapkan dijaman dulu, yang tentunya orang-orang pada saat itu lebih parah dari hari ini, namun ternyata orang-orang dulu itu mampu merubah, kenapa hari ini kita tidak belajar dari mereka?, kenapa kia handalkan pemikiran yang dangkal ini, setidaknya sudah banyak bukti untuk menggambarkan bahwa kita tidak mampu jalan sendiri, kita butuh tuntunan dari yang menciptakan kita, sehingga jalan yang kita tempu tidak serumait apa yang terjadi hari ini, sehingga dengan demikin kita akan menemukan pintu jalan keluar menuju kebahagiaaan itu.

Ruang mushollah kampus hukum, uho

Pukul 14.54 18/11/2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar