Jumat, 18 November 2016


14 NOVEMBER 2016
Trainer.Ust. AMBO SAKKA, SKM.,MARS

RESUME MATERI KELAS PERSONALITY DEVELOPMENT

Hal yang mendasar yang seharusnya tidak luput dari seorang manusia  adalah bagaimana ia dapat merenung tentang perjalan hidup yang ia telah lalui. Misalnya saat mulai menginjak usia kanak-kanak, usia remaja dan menuju usia dewasa, bahwa ia merasa telah berutang, terhadap waktu yang diberikan Allah kepadanya, apakah waktu itu telah digunakan sebaik mungkin, telah digunakan dalam hal-hal positif atau tidak, yang jelas ada renungan didalamnya, Karena dengan merenung seseorang dapat kembali mengatur dan merefresh langkah-langkahnya mengarungi kehidupan ini agar tetap berada dijalan yang diinginkan.
Setelah melakukan perenungan maka tentunya yang dinginkn adalah adanya progres dalam diri-diri manusia. Dan itu mustahil dilalui tanpa melihat sejarah yang lalu-lalu, bahwa bagaimana orang-orang terdahulu dapat sukses menjalani kehidupannya. Tanpa preferensi dari mereka tentunya itu sulit dilakukan, karna diasana ada banyak pelajaran buat manusia yang datang kemudian.
Oleh karena itu hari ini, agar paling tidak dapat menapaki jalan-jalan yang mereka lalui maka tidak ada jalan lain kecuali mengenali siapa dan seperti apa mereka menjalani hari-harinya, dan itu tidak akan manusia tahu tanpa adanya preferensi dengan cara mengenali biografi mereka. Sebab dibiografi-biografi tersebut, terdapat banyak pelajaran penting tentang bagaimana kehidupan masalalu, yang menjadi rujukan agar hari ini manusia dapat lebih baik lagi.
Orang-orang besar pasti pernah melewati hari-harinya yang berkesan, bagi mereka setiap jengkal waktu yang berlalu adalah emas untuk memanfaatkannya dan meramunya menjadi suatu kegiatan yang bernilai tinggi, tidak sekedar rutinitas biasa, sebab yang ada dibenak mereka adalah bagaimana usahanya berdampak besar kepada kemajuan peradaban  umat manusia.
Setelah mendapatkan preferensi tersebut yang pertama dilirik adalah bagaimana membangun kepercayaan diri, sebab disana akan muncul studi komparatif. Setalah membaca biografi sekilas manusia membandingkan dirinya dengan tokoh tersebut, apakah bisa sama sperti mereka, dan tidak ada yang dapat menjawab itu kecuali kepercayan diri, bahwa kita bisa, selama tetap bertawakkal kepadaNya. Tetap optimis bahwa Yang terpenting adalah kerahkan segalah kemampuan sehingga dapat menggetarkan musuh-musuh Allah, selebihnya serahkan kepadanNya, Allah maha mengetahui. Sebagaimana firmanNya (Al-Anfal 60). Begitu pula bahwa umat nabi Muhammad adalah umat yang terbaik sehingga cukuplah itu memotifasi manusia hari ini agar tetap percaya diri dalam mengarungi kehidupan ini (Al-Ahzab 70).
Menentukan potensi sebenarnya bukanlah hal yang sulit, sealama manusia mengetahui dirinya maka ia dapat mengetahui apa kelebihan dan sekaligus kekurangannya. Sehingga dari potensi tersebut lahirlah mimpi-mimpi yang sekaligus menjadi visi dalam menyambut masa depan. Dan bagaimana cara menjemput masa depan itu, maka mulai hari ini tentukan planing.
Suapaya langkah kerja tetap terarah maka manusia sangat membutuhkan planing masa depan, bahwa apa-apa yang harus dilakukannya dalam waktu dekat, maupun dalam beberapa tahun kedepan. Seyogyanya semua itu harus tergambarkan secara terperinci, agar lebih fokus dan mudah dalam menyiapkan segala sesuatunya. Dan dengan planing yang ada maka sekaligus dapat memotivasi manusia agar tetap optimis kepada mimpi-mimpi yang telah diukir, karena mimpi-mimpi tersebut bukan sekedar mimpi-mimpi biasa, melainkan adalah sebagai gambaran sinyal potensi diri yang alami ada dalam diri manusia, tinggal bagaimana mengembankan potensi tersebut agar benar-benar mendukung jalannya manusia menyambut masa depan.


BY.  Ridzuan
Melankolis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar